3/28/13
#15 Bukan Membangun Bisnis, tapi Membangun Budaya
Ini beririsan dengan sebuah karya yang pernah saya pelajari bahwa, masyarakat pedesaan di Indonesia kebanyakan berbudaya paternalistik. Makanya untuk membuat perubahan di sebuah komunitas masyarakat, kuncinya adalah adanya figur yang menjadi father. Baru lainnya diam-diam mengikuti.
Dicontohkan dulu bagaimana memaksimalkan penggunaan waktu, membuat ritme kerja yang terrencana, menyikapi kebangkrutan dengan bijak, mengatasi perselisihan dengan cerdas. Baru deh mengangkat tim, mendelegasikan tugas, oke punya nanti hasilnya.
Soal konflik, jangan dipikir serius2 amat lah. Kalau Hilmy tidak pernah mau karena tidak bisa membuat proposal, ya enggak aku marahin. Kalau aku enggak kencang mengikat tali di bak pick up, juga Azis enggak ngomel-ngomel. Atau kalau Azis prindang prinding saat harus membuat instruksi ke orang produksi juga Hilmy enggak banyak komentar.
Yang kurang ditutupi, yang lebih dimaksimalkan, itu saja. Faham kemewahan dan limitasi yang kita miliki, itu bahasanya Mas Ramadian Bachtiar dulu sewaku kita dimentori olehnya.
Semua sikap-sikap yang kita pilih untuk kita ambil itu akan menjadi bukan sekedar lembaga bisnis, mesin pencetak uang belaka. Semua itu akan menjadi budaya, yang akan bertahan jangka panjang dana menular di radius sekeliling kita.
#14 Forum Maiyah Purwokerto, Monggo Dirawuhi...
Hadir dalam rapat tadi malam adalah para jomblo : Aku, Kusworo, Demas dan ikut serta pula Naim yang setia dan aktif berpartisipasi dengan mendengarkan. Perlu diketahui rapat tersebut terinisiasi akibat obrolan-omong-omong inisiatif beberapa waktu terakhir dengan Kukuh, Hilmy, Pak Chalid, Pak Saratri dan Pak Ilyas.
Forum akan dilaksanakan perdana 13 April besok, selanjutnya rutinan di malam minggu kedua setiap bulan atau sama saja dengan H+1 Kenduri Cinta di Jakarta. Rencana tempat adalah di Pendopo Kawedanan yang sekarang jadi rumah dinas Wabup, atau di depan Sriratu.
Tema yang akan diangkat di pertemuan perdana ini adalah "Baik / Benar / Indah". Nah, mau mengupas apa sajakah tema esok. Monggo dirawuhi saja.
Undangan berasal dari unsur perwakilan komunitas muda, komunitas hoby dan komunitas profesi yang ada di Purwokerto. Jadi acara ini sekaligus sebagai ajang komunikasi lintas komunitas. Ya, begitu adanya. Forum ini beda dengan Maiyah dimanapun, karena setiap Maiyah harus mempunyai ciri khasnya sendiri-sendiri.
Maiyah berarti melingkar. maknanya ada dua : Pertama, peserta di acara ini akan duduk membentuk lingkaran (ubengan) sehingga tidak ada hirarki, tidak ada feodalisme. Bupati sekalipun tidak duduk lebih tinggi. Siapapun yang berbicara nanti tidak ada yang mengkultus2kan dengan pidato, misalnya "Bapak Bupati yang saya hormati, Bapak ini bapak ono dan bapak anu yang saya hormati" dan kemudian baru "serta para hadir yang berbahagia", tidak, tidak seperti itu. (Lebih jelasnya klik disini). Jadi betul-betul melingkar.
Makna kedua : Forum ini adalah lingkaran dari berbagai komunitas dari komunitas jalanan sampai gedongan, komunitas sejarah sampai calon2 pembuat perubahan. Mereka semua sekali-sekali dipertemukanlah. jangan jalan sendiri-sendiri.
Seperti apa pastinya, monggo dirawuhi saja. Mudah2an tidak menyesal datang. Karena ini forum bukan obrolan omong kosong, bukan juguran omong kosong, tapi juguran syafaat. Nawaitunya rengeng-rengeng menyapa Kanjeng Nabi dan menawar kepada Allah, agar kita dipilih-Nya untuk kebagian cahaya-Nya.
3/26/13
#13 A Salah B Salah : Enjoying Life
Jadi ternyata buah simalakama memang bukan mitos, tapi memang fakta adanya. Ketika menyelesaikan garapan dengan santai, let it flow. Itu dianggap salah. Karena tidak menantang-menantang amat. Beda sama marketing bank yang ditarget sedemikian rupa lengkap dgn fasilitas dan presurenya.
Nah, ketika kok mencoba men-switch ke sebaliknya, lebih mempresure diri. Tetap menjadi salah juga karena enak aku masih single, belum berkeluarga, jdi bisa siang malam ngegarappun gak masalah. Hahaha, begitulah serunya hidup.
Disalahkan orang ya biasa saja, tidak usah dirasa2 amat. Karena memang selamanya selalu ada celah untuk dianggap salah. Padahal ya belum tentu to? Sebagai single apa pentingnya meng up presure utk lebih cepat mencapai target. Bukannya yg lebih berkepentingan atas target yang lebih besar adalah yang sudah berkeluarga... Enjoying life..
#12 Tukang Ngamen Naik Haji
Ngamen, adalah profesi yg sangat tidak membuat simpatik orang. Maka wajar, ada sedikitnya dua temanku yg punya prinsip : anti ngasih duit ke pengamen. Si andri, anti karena anak muda yg ngamen dia simpulkan sbg anak muda yg malas. Nggak cari duit dari kerja yang lazim saja. Dan si aan, anti karena menurut keyakinannya musik itu haram.
Dan aku sendiri tidak anti, tidak juga pro. Atau bahasa lainnya adalah : mencla-mencle. Hehe.. Aku cuma pernah menempel stiker di kaca depan rumah : NGAMEN BAYAR! Tulisan stiker itu just untuk men-deghaust bahwa tuan rumahlah yg sejatinya punya otoritas untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan seseorang membuat suara dihalaman rumahnya.
Persoalan ijin ini bukankah lebih duluan, sebelum masuk ke ranah : boleh ngasih uang, haram ngasih uang, ngasih uang hari jumat doank Dll. Dan betapa ngamen menjadi sebuah pekerjaan yang mulia, yang pekerjaan ini dilakukan oleh seorang ibu muda, malam hari, yg tidak punya akses penghasilan. Karena memilih antara menjadi buruh pabrik vs momong anak secara waktu bagai memakan buah simalakama.
Dia akhirnya memilih pergi ke tukang elektronik, pesen speaker yg bisa nyambung ke hp. Pergi ke konter hp, beli beberapa album mp3 karoke. Latihan nyanyi dirumah dan beraksilah menyanyi di atas bus. Dia lebih memilih pekerjaan tidak simpatik semacam itu, karena nyanyi di atas bus minta recehan lebih possible untuk mengantarkan dia naik haji, ketimbang jadi lonte.
#11 Enjoying Sinar Jaya
Establishing shootnya purwokerto ya sinar jaya. Bis yang ada di setiap terminal di ibukota dan ada juga di kota sekitarnya dan kebanyakan armadanya melintas di purwokerto. Awak bus dan penumpangnya juga kebanyakan ngapak2.
Hari ini setelah sekian lama aku menaiki bis ini, bis pemberangkatan merak tujuan bobotsari ini aku naiki tadi dark agen bojanegara, dekat pintu tol cilegob timur. Jam 2 tadi bis patas ac 2-3 ini datang. 80.000 tiketnya. Ini adalah satu2nya maskapai darat yang melayani rute cilegon purwokerto tanpa oper.
Heum, nyaman juga walau armada lumayan tua. Aku sangat menikmati perjalanan ini. Sang supir naga2nya disiplin menjaga batas atas kecepatan, jadi bus yang full-seat ini jalannya stabil.
3/25/13
#10 Super Bawang
Orang eropa dulu jauh2 mempertaruhkn nyawa, menghabiskan waktj berbulan2 pergi menjelajah samudera, untuk mencari di indonesia rempah2. Dan salah satu rempah2 itu adalah bawang.
Bawang itu tercipta untuk menjadi bagian dari bumbu dapur. Bawang itu super. Super kenapa? Super karena bawang tidak narsis. Buktinya coba si lihat, begitu sudah jadi masakan, apa kelihatan si itu bawang? Sudah teruleg bersama didalam masakan.
Tapi sekalipun ngga kelihatan, bawang memberikan peranan yg penting bagi masakan. Buktinya, wlw sekarang harga bawang naik 2-3 kali lipat, orang tetap.mau rela rela membeli bawang. Sampai tembus 100.000/kg tetap saja mau dibeli.
Jadilah bawang, nggak harus karya kita diakui orang, kontribusi kita diakui orang, yg penting orang membutuhkan kita, dan mau membayar mahal kita.
#9 pidato feodal di negeri egaliter
Kita katanya negara republik bin demokrasi. Anti dengan kerajaan, karena kerajaan itu feodal. Tapi kok ya saban pejabatnya sambutan dari pembukaannya aja udah feodal banget : bapak menteri yg sy hormati, bapak ini, ibu ono yang saya hormati. Dan tak lupa para hadirin yang berbahagia.
Kalau memang egaliter, format pembukaan pidato harusnya diubah : warga sekalian yang saya hormati. Rasa hormat ini termasuk pula untuk pak menteri, pak ini dan bu ono yang hadir disini pula bersama kita.
Enak mana kedengarannya coba? Nggak enak karena nggak biasa, enak karena biasa
3/15/13
#8 jurusanku bagian kecil dari hidupku
Aku jurusannya informatika, terua dilanjut telekomunikasi, nanti kalau ada mood ya lanjut ke ilmu komputer. Wehe...
Tapi apakah kampus2ku itu berhak aku tuhankan untuk menjadi penentu hidupku. Sehingga kalau aku mengerjakan yang diluar jurusanku aku disebut salah jurusan?
Jurusan oh jurusan, apa juga alasan itu dijadikan garia hidupmu. Seberapa besar si kapasitas kampus sehingga engkau rela saja memberikan legitimasi untuk menjadi penentu hidupmu?
3/13/13
#7 Nira Super
komoditi yang sedang aku geluti bernama gula kelapa kristal, atau gula serbuk, atau gula semut, atau gula palm atau brown sugar atau gula merah yang dihaluskan sehingga bentuknya butiran-butiran.
Kalau gula merah cetak, yang biasanya berbentuk bumbung, bathok dan koin, semua orang sudah mengenalnya. dari pasar tradisional sampai pasar modern gula ini tersedia. Tahukah bahwa praktek mafioso di komoditi gula ini sudah membuat gula yang seharusnya memberikan efek memaniskan yang dia gulai, pada akhirnya justru nyampah di perut atau bahkan bisa berdampak racun dalam jangka panjang?
Ya, pengrajin gula merah kelapa maupun gula merah aren yang nakal tidak segan-segan mencampuri benda-benda tambahan mulai dari natrium bisulfit (zat kimia buatan yang berfungsi untuk mengeraskan), atau manggar (bulir2 bunga kelapa), nasi aking, tepung krekel (singkong yang dijemur kemudian digiling halus), hingga sisa produksi minuman serbuk m*rimas dan semacamnya.
Hii, mengerikan bukan kalau dalam gula merah atau gula jawa yang kita konsumsi ada campuran zat-zat begituan? Zat-zat itu dicampurkan semata-mata untuk tujuan mendulang untung semaksimal-maksimalnya. salah satu alasannya, dengan adanya tambahan zat itu, berat gula mereka jadi bertambah. sungguh picik, karena mereka para produsen tidak berfikir mengenai dampak negatif bagi yang mengkonsumsi.
Oleh karena itu amannya adalah, satu : belilah gula langsung di dapur produsen/pengrajin gula. Dua : sebelum memakai gula jawa, encerkanlah dulu terus amati ada endapan apa saja , kemudian saring sampai bersih. Atau cara ketiga : konsumsilah gula merah kristal, bersih tidak ada bulir2 bunga kelapanya apalagi nasi aking, tahan lama karena kandungan airnya minimum dan yang pasti terbuat dari nira kelapa pilihan, kualitas nomor satu. Para penderes bilang, nira super.
3/11/13
#6 Intansurulloha Yansurkum...
Aku mencoba sok menafsir-nafsirkan Quran Surat Muhammad ayat 7. ingat ya menafsir2kan, bukan menafsirkan, beda loh. Karena aku bukan ahli tafsir makanya aku tak berani menafsirkan, tapi sebagai subyek yang dikirimi wahyu oleh Allah maka dengan segala kebodohanku aku menafsir-nafsirkan.
...Intansurulloha yansurkum, wayutsabbit aqdaamakum
.. barangsiapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu, dan meneguhkan kedudukanmu
mapan, alias teguhnya kedudukan, didapat bukan dengan nyuap untuk diterima di kepolisian. menempuh segala cara untuk bisa jadi pegawai. berpikir ndunya untuk mendapatkan karier terbaik di BUMN. pindah-pindah jadi kutuloncat di perusahaan swasta satu ke perusahaan swasta lainnya. Tidak, tidak dengan semua itu. kalau mau mapan, cukup dengan menolong agama Allah.
Imbalan dari menolong agama Allah ada dua :
1. Allah menolongmu
2. Meneguhkan kedudukanmu
nah loh, mantep kan? imbalannya dobel.
Lalu, bagaimana caranya menolong? dengan melakukan sweeping yang tidak pada puasa? mengusir gelandangan dengan membuat pagar tinggi-tinggi di mesjid, sampai2 mesjid mirip gereja yang dibukanya cuma saat ibadah? atau dengan bagaimana cara menolong agama Allah?
Silahkan tadzaburi sendiri maksud dari menolong agama Allah, aku cuma berikan ilustrasi. bahwa Allah itu tanpa ditolong kita juga bisa sendiri kok. Analoginya adalah Persebaya tanpa pertolongan kita bisa kok tetap menang bertanding. Justru kalau kita nimbrung ke lapangan malah ricuh jadi pertandingan kacau berantakan bisa-bisa.
Tugas kita menolong tim kesebelasan itu cukup dengan bersorak-sorai menyemangati, damai saat menonton, akur di perjalanan menuju stadion. Nah itu saja sudah lebih dari cukup untuk menolong.
Mensuporteri Allah, itu sudah bernilai menolong. Tidak usahlah sampai merusak-merusak, sekalipun dengan kedok sweeping kemaksiatan. Pertanyaannya bagaimana mensuporteri Allah? Ya kalau Allah mencintai syukur, ya jadilah pribadi yang pandai bersyukur. Kalau Allah Mahatinggi, ya capailah prestasi puncak. Kalau Allah Al Mukmin, ya jadilah pribadi sejujurmungkin lah kita.
Yang namanya supporter kan intinya PRO, jangan ketika Persebaya kebobolan gol justru kita sorak sorai, bukan superter itu namanya.
#5 Rahasia Durasi
Kalau kamu membuat video, kok durasinya panjang.... sementara bisa diperpendek, berarti belum efektif itu video untuk menyampaikan informasi. bisa-bisa malah membingungkan para penonton.
kalau kamu berproses kok ubek-ubek itu-itu saja dalam waktu yang lama, berarti ada yang keliru barangkali. Maka yang super adalah, yang bisa diselesaikan dengan pendek, singkat, sederhana, tidak usah dibuat bertele-tele.
#4 SuperResepsi
WO atau Wedding Organizer lagi-lagi meninggalkan cap kurang sedap buatku. Kenapa? Karena WO telah menjadi bagian dari yang mengaburkan mana subyek dan mana obyek event. Telah membuat jurang inferiorisasi tamu dihadapan mempelai. Padahal, apa tidak mikir, sudah jauh-jauh dan rela-rela tamu datang, transport sendiri, ngamplop pula, meninggalkan sejumlah agenda hanya untuk datang resepsi. Eh sampai di tempat resepsi cuma dapat kesempatan salaman, paling seperempat menit. Untung ada bonus cendol, sate dan es krim.
Kalau aku ditanya, saat nikah nanti kenapa membuat resepsi?
a. untuk bertemu dengan para tamu memohon doa restu
b. untuk menjadi fotomodel sehari
jawabannya ya A to?
lantas kenapa, ketika masih ada tamu, kok penganten disibukkan dengan kamera?tamu, kerabat, keluarga suruh nonton model dadakan, gitu? Kalau memang tamu itu dipentingkan oleh WO, ya nanti to acara fotomodelnya, apa biar bisa pulang gasik gitu?kalau komersial minded ya begitu itu.
Tapi ya begitulah, tahayul terjadi dan begitu lestarinya. sampai tidak jelas, saya bikin ini ngapain ya? saya begitu untuk apa ya? tahunya, karena saya sedang begini ya saya membuat itu, karena saya sedang begitu ya saya membuat ini seperti orang-orang lainnya gitu.
SuperRESEPSI itu justru terjadinya disaat ijabqabul. saat para tamu begitu diarep-arep doanya, baik tamu dari kalangan manusia, malaikat maupun dari para penghuni langit. Karena moment itu memang benar-benar bukan peragaan fotomodel.
#3 Manajemen Gosip
Ternyata gosip kalau di manaj dengan baik, akan menjadi alat pemasaran. Gosip sampah kantong plastik yang jumlahnya makin meresahkan misalnya, bisa jadi alat jualan untuk sebuah perusahaan tas ramah lingkungan di Bandung. Kemudian gosip ancaman gula tebu terhadap kenaikan gula darah yang berdampak pada resiko diabetes, dijadikan alat jualan bagi produsen gula sehat.
Maka di jaman seperti sekarang ini, menjadi ada yang kurang menjual sesuatu eh hanya 'product knowing', sebatas mengenalkan produk kita kepada konsumen. ketika kita bisa mengelola gonsip, kita bisa membangun urgensi produk kita dihadapan konsumen.
tapi ya itu, harus tetep pakai hatinurani ya. jangan sampai menjual gosip kemiskinan, gosip kemanusiaan dan lain-lain yang tidak semestinya dijual.
#2 Pedagang Super : Pedagang Kaki Dua
Aku adalah orang yang seringkali terkagum-kagum dengan rakyat bangsa ini. Salah satunya adalah dengan kaum yang disebut PKL atau pedagang kaki lima. Mereka adalah korban kekurangmampuan atau bahasa kerennya disfungsi pemerintah yang tidak sanggup menyediakan lapangan rejeki bagi rakyat-rakyatnya.
Karena mereka tidak mau merepotkan pemerintah, maka mereka berinsiatif sendiri untuk mengisi perut mereka dengan modal sendiri, ide sendiri, resiko sendiri dan hasil dinikmati sendiri (dipotong retribusi dan uang paguyuban yang tidak jelas juntrungannya).
Tapi pemerintah ternyata bukan cuma disfungsi, tetapi bahkan sudah durhaka. Siapakah pemerintah yang durhaka itu? Yakni pemerintah yang menggusur paksa PKL dan memasang rambu PKL dilarang berjualan disini. Nah tuh, bayangkan saja, sudah tidak diberi lapangan rejeki, eh ditambah lapangan untuk sekedar memarkirkan gerobag roda tiganya saja dilarang. Brengsek tidak itu si pelat-pelat merah yang berbuat begitu?
Tapi namanya rakyat, hatinya memang superjembar. dia yang tadinya kaki lima, yakni dua kaki miliknya sendiri + 3 kaki lainnya berupa roda yang berjumlah tiga digerobagnya, akhirnya mengamputasi kakinya. Kini hanya menjadi PKD alias pedagang kaki dua. Sumpah ini beneran ada, coba si di alun-alun, mereka cuma membawa baki dan menenteng tas, demi bisa mencari sesuap nasi tanpa dirongrong satpol PP.
terakhir kemarin aku melihat di sekitaran Taman Budaya Jogja, seorang PKD membawa baki di atas tangan kanannya berisi cilok, dan tangan kirinya menteng tas kresek berisi dua botol saos yang gantungan tas kreseknya sudah tipis nyaris putus dan pasti sakit di jari tuh saking tipisnya. Mau aku ambil gambarnya kemarin, tapi tidak tegalah. Trenyuh dengan perjuangan dia, trenyuh dengan keluasan hatinya dia, yang tidak cuma menuntut pemerintah, tetapi memilih mencari jalan sendiri.
Dengan status PKD alias pedagang kaki dua itulah, mereka terbebas dari penertiban kaki lima, terbebas dari rambu PKL dilarang berjualan disini. Yah, aman, karena sejauh ini aku belum menemukan rambu Pedagang Kaki Dua dilarang berjualan disini.
#1 SuperHABIBIE
Beberapa bulan lalu heboh pemberitaan tentang mantan presiden Habibie yang dikata2i oleh orang Malaysia. Habibie dibilang menjual bangsa lah, antek ini itu lah dan seterusnya. Hahaha... tapi yang menarik adalah, Habibie sama sekali tidak terrangsang untuk tempramen. Beliau kalem-kalem saja, menanggapi dengan senyuman. Itulah hebatnya Habibie, begitu jembar hatinya untuk menampung semua suara sumbang, getir, pahit, bermuatan fitnah semua terkunyah lezat oleh Habibie.
Tapi itu barulah Habibie. Masih ada yang lebih, siapakah itu? Yang lebih dari itu adalah SuperHABIBIE. Sebuah fase hidup yang tidak ringan dilalui si super ini, ketika perusahaan yang ia bangun dengan peluh keringat, dengan pengorbanan atas waktu dan perhatian untuk istrinya, pokoknya atas dedikasi penuhnya. Eh, ketika sudah siap diterima pasar internasional selangkah lagi, perusahaan stratetegis penerbangan nasional itu, PTDI, ditutup.
Konspirasi besar nan jahat yang didalangi industri penerbangan Barat ini benar-benar keterlaluan bersikap terhadap karya super anak negeri. Tapi dasar seorang yang super, Habibie bisa melaluinya. Bahkan sampai hari ini Habibie masih menantang pemerintah, kalau pemerintah mau memberikan 5 triliun saja, Habibie bisa buatkan pesawat yang lebih canggih dari yang pernah dibuatnya dulu. Dan investasi itu akan kembali ke negara berkali-kali lipat.
Yah, pantas saja Habibie tidak bergeming ketika dikata-katai oleh si Malaysia. Karena cobaan yang lebih berat ribuan kali lipat terkait PTDI saja, beliau berhasil melaluinya. Aku pikir, kita-kita yang masih memble ini malu menyaksikan kebesaran jiwa seorang Habibie. Kalau masih punya pikir, dan kalau masih punya malu si.
Beyond Propaganda
New Jakarta
jokowi yang belum ada 200 hari acan memimpin DKI sepertinya sudah berhasil mewujudkan jakarta baru. all new jakarta. mungkin lebih tepatnya yang cerita orang jakarta aja dah. maka ada dua pelajaran yang bisa kita petik :
1. nasehat mas Djengkols.ilham : buatlah film atau karya apapun yang "jokowi", yang out of box.
2. jangan saklek melihat realita sekarang sebagai kitab sucimu, sehingga yang diluar realitas sekarang adalah mustahil. mulai percayalah pada hal2 baik yang belum kejadian.
maka tidak usah merasa mustahil, kalau beberapa tahun lagi ada pemukiman di dasar laut di teluk Jakarta, ada deep tunnel ada MRT atau hal2 yang selama kepemimpinan foke mustahil B-G-T.
Pionering
dalam pramuka ada kegiatan namanya pionering. aku mengartikan secara bebas sebagai, "kegiatan perintisan" atau "penghadiran kebaruan". di gula, aku dan timku masih terhitung merintis, karena belum juga genap 2 tahun. aku hanya ingin berbagi betapa pentingnya jiwa pramuka yang diajarkan oleh (alm) Pak Diro pembina pramuka saat SMP dulu, bahwa ternyata jiwa pramuka juga harus ada dalam bisnis.
misalnya dalam kegiatan pionering gula ini. wong namanya merintis, ya enggak bisa langsung mudah, lancar, mulus semulus pahanya cherry belle. tidak bisa begitu.
pasti ada batu sandungan. yang harus kita akui bahwa sandungan itu berasal dari keterbatasan dan keburukan masing-masing diantara kita anggota tim. nah disinilah paradigma 80:20 harus kita pakai, jangan pakai paradigma hakim. kenapa? karena kita masih merintis. apa itu paradigma hakim? yakni kalau ada diantara kita yang bikin salah, langsung dihakimi, didakwa, divonis kemudian dihukum.
bukan begitu caranya. dalam fase merintis yang dipakai adalah 80:20. yakni 80% konsentrasi menjaga psikologis, dan 20% konsentrasi menjaga strategi. artinya, kalau ada yang bikin salah di bagian strategi, janganlah dilebar2kan ke sisi psikologi, nanti koreng seujung kuku bisa jadi panu sebadan. karena psikologi adalah dominan dan strategi adalah resesif.
kalau memang permasalahannya di strategi, ya sudah back up saja, ambil alih, tegur, perbaiki, restart program, instal ulang system, kembalikan ke relnya. make it simple lah.
All is Well
nanti kalau begini gimana?nanti kalau begitu gimana? pertanyaan seperti itu yang terlalu sering, akan membuat kita paranoid. membuat kita lebih nyaman jalan ditempat ketimbang berlari, walau didepan mata ada peluang yang membuat meler air liur. bukankah pak Purdi E Chandra sudah mengajarkan, bukan "nanti gimana", tapi "gimana nanti".
semua akan baik-baik saja, percaya saja itu. selagi berproses dan belum menjadi baik, yakini saja bahwa proses belum selesai, nanti kalau sudah saatnya proses kita selesai, akan baik hasilnya kok. all is well. kulak pengetahuan kesana kemari cuma ditumpuk di rak buku, tidak di-aji-kan menjadi ilmu ya begini ini. jadilah kita menjadi pembangkang atas buku-buku yang kita baca sendiri, "rich dad poor dad", "cracking zone", "cara jadi pengusaha gila", dll. coba dibaca lagi dah buku-buku itu, kalau masih menjadi masalah.
All New Sentra Gula
ibu tri mumpuni adalah sosok yang sangat disegani oleh hilmy. dia mencari penyandang dana, menyusun konstruksi mikro hidro dan bersama-sama masyarakat membangun pembangkit tenaga listrik dari SDA disekitarnya, untuk kemudian listrik itu dijual ke PLN dan rakyat menerima hasil penjualan listri itu untuk kemaslahatan bersama-sama.
itulah konsep social-entrepreneurship yang paling pas diterima, dimana ibu trimumpuni tidak menjadi bagian dari owner atas usaha bersama yang dibangunnya bersama masyarakat, ibu tri mumpuni merelakan untuk menanggalkan semua jejak kontribusinya, biar masyarakat yang sepenuhnya menerima manfaatnya.
ini pula yang ingin dilakukan hilmy di kelompok tani gula kelapa kristal yang dia bentuk. setelah peralatan lengkap, pola produksi jadi, pangsa pasar memadai, ya ditinggal. dilepas. sekalipun pada saat pelepasan itu kental dengan nuansa fitnah dan pembunuhan karakter, bukan jadi soal. gitu aja kok repot
kini saatnya membangun sentra gula kelapa kristal baru, di daerah yang merasa terbantu kalau kita ada. kalau daerah yang tidak sudi di bantu, ya sudah tidak usah, nanti kalau teriak minta tolong, juga mohon maaf kalau saya tidak mencoba untuk bisa mendengar.
All New L22
dari yang semula bernuansa gudang, kini dipermak agar ada aura office nya dikitlah. dari yang berwarna krem, kini sudah jadi lebih teduh, ungu. dari yang rimbun rerumputannya, kini dicukur lebih tipis.
tapi pohon belimbingnya tetep. keterbukaanya juga tetep, siapa saja boleh kesini, berapa lamapun tak perlu ijin RT, ngapain ajapun, tak ada tarif apapun, tak dipersoalkan untuk urusan apapun. silahkan disini sibuk dengan tools yang ada yang bisa dimanfaatkan, dengan partner yang ada yang bisa brayan, dengan hatinya sendiri-sendiri atau kalau tidak sibuk dengan semua itu, silahkan istirahat, pagi siang sore malam tak masalah bercengkerama dengan kasur.
bahwa hidup bukan tuntutan lingkungan, hidup bukan kejar-kejaran target, hidup bukan cepat-cepatan kaya, hidup itu lebih dari sekedar itu. karena itu bebaskan diri dari semua tuntutan, hasrat kejar-kejaran, ketergesa-gesaan berproses dan ketidakmampuan berkontemplasi.
DSLR Baru
dapat hadiah kamera 7jutaan dari kompetisi video documentary-nya british council indonesia yang disebut dengan even CJC adalah sesuatu yang sangat aku, hilmy dan rini syukuri. dengan bekal persiapan dan wawasan yang alakadarnya, eh bisa berproses sampai sejauh ini, senang rasanya.
terima kasih buat mas miko, kusworo dan orang-orang yang tidak bisa disebutkan satu persatu adalah hal yang tidak ingin aku sampai terlalai mengucapkan. tanpa tripodnya mas miko, tanpa mejanya kusworo ya jadi apa kita.
2/28/13
Kebaruan-kebaruan
Pengalaman itu untuk memperkaya, bukan untuk membelenggu. Hal-hal lama yang membelenggu tidak ada salahnya untuk dicoba diberanikan dibuang, diganti yang baru.
Kalau yang baru belum tahu baik tidaknya, ya dicoba saja dulu. Kalau kita percaya pada akal sehat yang kita miliki, maka yakin saja si akal sehat kita itu bisa menakar, apa baik, apa tidak hal baru itu buat kita.
2/11/13
#f16 : fungsi target
orang sering merasa rendah diri, menyalahkan diri, meresa tidak mampu, konsep dirinya hancur hanya karena targetnya tidak tercapai.
saudara-saudara yang budiman, yang efisiensi dan yang nusantara sekalian. tahukah bahwa target itu bukan untuk dicapai. target itu untuk dibidik seperti bintang, yang kalau anak panah yang kamu bidikkan tidak sampai, minimal dia akan melesat lebih tinggi dari dirimu.
target itu beda dengan guideline pencapaian. kalau guideline pencapaian jelas, kita tinggal merobotisasi diri, memasukkan variabel2 pekerjaan, tingkat performa, toolsnya dibuat memadai, tercapai deh sehari 1000 puntung rokok, 100 kg gula kristal. dll.
target adalah elevator, fungsinya untuk meningkatkan diri. asal anak panah sudah melesat di atas kondisi dirimu saat ini, itu sudah bagus. jangan berkecil hati, jangan membesar-besarkan rasa bersalah.
kenapa? karena rasa kecil hati, perasaan bersalah, itu adalah cara paling ampuh untuk menciutkan dirimu hingga lama-lama menjadi bonsai. alih-alih punya target bukannya kamu menjadi pribadi yang meningkat seperti ajaran Nabi Muhammad "yang hari ini lebih baik dari hari kemarin kamu beruntung.." eh malah hari ini menciut dari hari kemarin, bukan cuma rugi kata Nabi SAW, tapi celaka deh.
karena itu setelah kita pertama tadi memperbaiki pemahaman kita tentang target dengan definisi yang lebih fungsionable, maka yang kedua yang harus kita perbaiki apa?
kita perbaiki cara membuat target. yang tercapai dari target rata-rata orang-orang adalah 80% saja dari yang ditargetkan. so, buatlah kita target 125%, jadi kalau hanya tercapai seperti rata-rata orang, kita sudah dapat utuh 100%. wehehehe.... kira-kira begitu, implementasinya kasuisitik setiap orang paling faham caranya masing-masing bergelut dengan target.
#f15 : fungsi peraturan
Peraturan dibuat untuk dilanggar. hah? fungsi peraturan adalah untuk dilanggar? mungkin ada benarnya kata-kata itu.
pertama : siapa si yang membuat peraturan? misalnya peraturan berkendara wajib pakai SIM. SIM itu adalah surat ijin bahwa yang punya itu kartu punya kapabilitas berkendara. tapi saat saya bikin, saya ditest cuma formalitas, disuruh bayar sertifikat kursusan. jadi apakah keberadaan SIM menjamin seseorang itu bisa berkendara dengan baik? atau hanya sekedar dia sudah setor upeti ke polisi-polisi brengsek itu?
kedua : alasan peraturan itu ada? kalau ditilang karena tidak bawa SIM. alasannya adalah karena tidak bawa SIM adalah melanggar undang-undang. tunggu dulu, undang-undang ditegakkan untuk apa? apa untuk alasan kemanusiaan yakni bisa mengancam pengendara lain, atau karena ada duitnya?
kalau alasan menegakkan undang-undang adalah kemanusiaan demi keselamatan pengendara lain, ya yang ditindak adalah polisi-polisi yang masih brengsek yang mengeluarkan SIM tanpa parameter kapabiltas berkendara yang jelas dan komprehensif. simple?
saya itu lebih ridho ngasih-ngasih ke pengemis di perempatan yang sering dikata-katai orang "menjual kemiskinan", karena kemiskinan lebih pantas dijual, daripada "menjual undang-undang", "menjual seragam aparat". apalagi seragam yang dia dapat dengan membeli.
#f14 : fungsi 2012
apa sih fungsi 2012 dalam hidupmu? cuma masing-masing kita yang tahu. mungkin saat meniup terompet atau menghitung counting down menjelang malam pergantian tahun kemarin di alun-alun ada yang berdoa : terima kasih Ya Allah, Engkau sudah berikan aku anugerah waktu setahun, 2012 namanya. di tahun itu aku bisa menempa diriku sehingga aku sekarang mengerti caranya bla bla bla... .
tapi mungkin ada juga yang sudah diberi 2012 tapi antara sekarang sesudah 2012 berlalu dengan sebelum 2012 datang, masih sama saja. cuma bertambah uban, berkurang stamina.
dan mungkin juga ada orang yang tidak mendapati fungsi dari adanya tahun 2012, karena dia malah merugi. karena dulu bisa ini, sekarang sudah tidak bisa. dulu faham itu, sekarang sudah lupa. dst..
ya, 2012 sudah berlalu. sekangen-kangennya kita dengan 2012, kita sudah tidak bisa bertemu dia lagi. kecuali kita nanti masuk surga dan request langsung ke Allah untuk minta ketemu lagi, barangkali bisa... barangkali...
ada begitu banyak hal yang harus aku syukuri dengan 2012. dua belas diantaranya ada di tanggal2 ini :
24/1 ke madiun, surbaya, jombang, kediri untuk kesekian kalinya dan mendapati bekal berharga dari Pak Slamet dan tim untuk memulai usaha SweetJava yang aku jalani sekarang
11/2 jadi satu bagian dalam perhelatan IYCS di Gedung Merdeka dan rangkaian beberapa acara di beberapa tempat Bandung bersama tokoh-tokoh dan calon tokoh besar negeri ini
27/3 Yogyakarta, belajar tentang bisnis berbasis masyarakat, pelajaran privat yang sangat aplikatif dari Bu Hendrastuti, Mbah Mo dan Zikin
17/4 membadanhukumkan perusahaan
20/5 untuk pertama kalinya SweetJava memoncerkan diri di luar kota. Pameran Pangannusa 7 di Semarang, setelah didahului dan diikuti oleh beberapa pameran nasional lainnya
11/6 sentra produksi pertama berdiri di Tambak, sesuatu yang tidak mudah, tapi berhasil
21/7 Diundang Talkshow di TV lokal, cukup puas, respon pemirsa ramai dan bagus
30/8 pengiriman order partai besar pertama
17/9 belajar sinematografi dasar dan lolos audisi CJC British Council sampai saat ini tinggal satu langkah lagi menuju winner.
29/10 syukuran juara nasional film pendek "GULA JAWA, GULA DUNIA", sekaligus untuk ajang rembug warga di desa
26/11 sentra produksi akhirnya punya peralatan2 mekanis pendukung : oven, ayakan, timbangan digital, dll.
11/12 launching kemasan stick SweetJava di forum temu bisnis garapan Pemda
yah, aku sangat bersyukur atas semua proses di 2012.
#f13 : fungsi mandi
saat kita stress, inspirasi kita akan buntu. betul? saat kita relaks, inspirasi kita akan mengucur seperti kran. betul? kita semua faham itu, lalu, karena kita punya uang, kita memilih berbondong-bondong ikutan seminar hipnosis. tujuannya agar di-uyakuya-i sama trainer, lalu kita tertidur seperti di TV itu, dan dalam tidur kita itu kita akan menemukan inspriasi yang kita cari.
itulah peradaban modern, setelah pendidikan dan kesehatan dijadikan komoditas industri, sekarang untuk relaks saja orang harus bayar mahal.
hipnosis itu bukan seperti yang dilakukan uya kuya di TV. kedok ini terbuka pertama ketika saya ikut pesantren hypnoterapi di Pati, cukup intensif waktu itu saya mendapati materi substansi hipnosis dan hypnoterapi dalam artian dan fungsi yang sebenarnya. yah, ternyata hipnosis itu ilmu kearifan lokal, kearifan leluhur yang sangat adiluhung, bukan cuma sekedar tontonan dan gaya2an.
kedua, kedok uya kuya terbuka di sebuah tulisan yang membandingkan tentang perilaku uya kuya dan alm Gusdur. ditulisan itu dijelaskan bahwa gusdur mempunya kemampuan mengeliminir rasa sakit saat darahnya mengucur akibat kejepit pintu, dan teknik mengelimir rasa sakit itu dijelaskan oleh sang penulis bahwa itu ilmiah2 saja, bukan karena dia orang sakti atau bagaimana. yakni teknik self-hipnosis. pertanyaannya, apakah uya kuya bisa? sedangkan gusdur bisa. jadi pakar hipnosis siapa ?uya kuya atau gusdur.
ketiga, saat uya kuya diundang di talkshonya sule dan andre, andre ditidurkan oleh tekniknya uya kuya dan kemudian dalam tidur dia cengengesan karena digodain sule. wah, ketahuan deh pura2 belaka..
oke, setelah berpanjang lebar, mengerucut ke inti : bahwa, self hipnosis itu adalah ilmu luhur turunan nenek moyang, dan itu bukan ilmu yang utopis untuk kita kuasai.
salah satu tekniknya adalah dengan shower therapy. gampangnya begini deh, kamu pergi ke kamar mandi, telanjang, mandi dah dibawah sower diniatkan untuk relaks. nikmati air shower, mainkan sabun, dan lepaskan dirimu untuk semakin relaks. coba saja, lalu perhatikan apa yang terjadi?
ya, mandi, adalah salah satu tools yang bisa digunakan untuk self hipnosis, memasuki dimensi rileks, dan memborong inspirasi-inpsiriasi yang banyak dan yang hebat dari dimensi itu. jadi, terlalu cethek kalau menganggap mandi hanya untuk membersihkan kulit badan.
#f12 : fungsi agama
dalil yang sering dijadikan senjata kan begini "islam itu tidak hanya mementingkan hasil, tetapi caranya juga". dalil itu akhirnya jadi propaganda musuh2 islam, yahudi salah satunya untuk mengkerdilkan kita sendiri, sehingga kita boro-boro mikirin hasil, kita cuma terjebak di cara.
sampai-sampai khotib jumat terkhir kemarin, saya tidak menemukan alur logikanya. katanya tujuan kita hidup utk ibadah, ibadah itu diantaranya sholat, lalu sang khotib menjelaskan, sholat itu bisa mendatangkan manfaat kesehatan, kedamaian jiwa, dll. pikir saya : loh ini khotib gimana si, katanya tujuan, kok tujuan itu masih mendatangkan lainnya lagi.
logikanya sama seperti ini : tujuan kita hidup adalah naik kereta. dengan naik kereta kita akan sampai ke jakarta.
jadi, tujuan kita hidup itu naik kereta apa jakarta?
hai orang-orang yang beriman, dalam beragama, jangan lupa kita juga harus mengagamakan logika kita loh. jangan sampai ajaran agama dipisahkan dengan logika. itu sekuler namanya. masa enggane mau disebut sebagai muslimin sekuler?hahaha, ada-ada saja, setelah ada islam liberal, lalu kafir liberal, sekarang adalagi muslimin sekuler.
saya cuma berpesan, bahwa kita jangan cuma berhenti di cara, tapi juga di hasil alias fungsi dari tools-tools agama yang kita kerjakan. karena apa? coba si dicermati satu demi satu konflik horizontal umat. sebetulnya, masalah-masalah itu timbul karena sebuah ancaman kemudharatan besar, atau karena memang ada yahudi yang mensetting agar kita bertengkar?
yahudi menghendaki kita tidak mengingat2 hari lahir Nabi SAW, kenapa? karena dengan mengingatnya, maka kita bisa ingat kenangan sepanjang hayat Rasulullah, sepak terjangnya, spiritnya, dll.
kalau memang kalangan modernis-modernis islam faham tentang setting propaganda yahudi, mereka bukan serta merta melarang muludan. ya sudah tinggal bikin aja pengajian di bulan rabiulawal, materinya tentang keteadanan pernikahan Rasulullah SAW misalnya.
tiwas mengadakan muludan tidak, membuat moment syiar islam untuk ajang kangen ke Rasulullah juga tidak. sama seperti larangan tahlilan. sudah tahlilan tidak, pengajian keliling warga juga tidak.
terus apalagi coba lainnya. perhatikan si, semua-mua yang berkedok modernisasi islam, arahanya adalah agar bagaimana Islam & Rasulullah SAW jangan dekat-dekat deh sama kita, jangan sering2 deh mewarnai kita.
agamawan tapi egois, mikirnya surganya sendiri. syiar kita disetting oleh yahudi enggak nyadar. enggak mencoba memahami barang sedikit.
#f11 : fungsi tidur
pada peradaban modern, tidur dianggap sebagai sesuatu yang kontraproduktif. oleh karena itu, semakin sedikit waktu tidur seseorang, semakin bangga dia. padahal bang roma--capres yang kalau dia beneran jadi nyapres saya akan nyontreng dia-- jelas-jelas bilang,
begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
begadang si boleh saja, kalau ada perlunya
kalau tidak ada keperluan, ya pentingkanlah tidur memang. karena jangan salah, saat kita tidur, tidak benar kalau merasa itu kontraproduktif, karena justru tubuh parasimpatik kita yang produktif. sel-sel tubuh membangun dirinya. stamina memulihkan diri. organ-organ tubuh merefresh.
1/22/13
#f10: banyak saudara
1/15/13
#f9 : "me" time
ritual dari shubuhan sampai jam 7 pagi itu tiap hari aku lakukan, karena its my "me" time. "me" time yang harus aku spare kan seleluasa mungkin untuk mengurai kegalauan-kegalauan waktu itu.
Setelah 7 tahun berlalu, kembali akumulasi kegalauan2 itu memaksaku harus memberikan spare lebih untuk diriku sendiri mendapatkan "me" timenya. ya sekarang ini... renang, renang dan renang.
karena di dalam kolam air, bebanku sedikit berkurang. beban gravitasi.
dan aku relaks, memfungsikan waktuku untuk mendapatkan "me" time-ku.
1/11/13
#f8 : tentang menpora
Hari ini, sejarah akan mencatat, bahwa pak presiden kita, si SBY telah mencederai dengan sangat menyakitkannya, semangat juang pemuda Indonesia. Betul-betul mencederai.
Bagi saya, pemerintah tidak membantu banyak untuk pergerakan kepemudaan saja itu sudah keterlaluan. Eh ini, ditambah lagi, mengangkat menteri pemuda dan olahraga yang harusnya menjadi representasi pemuda dan dunia olahraga Indonesia dengan seorang yang oleh banyak orang Jogja disebut sebagai tukang dobos.
Apa pak SBY benar-benar.... benar-benar, jan keterlaluane pol. dimana penghargaan presiden kepada penggerak kepemudaan. Sebut saja Anis Baswedan, Ary Ginanjar, dan sederet nama-nama lain yang jelas kontribusinya, latarbelakangnya, prestasinya, fit & proper testnya, dedikasinya untuk kemajuan generasi muda bangsa.
Saya sebagai bagian dari pemuda benar-benar sungguh-sungguh serius tersinggung dengan keputusan Anda. Sama sekali tidak habis pikir, apa dasar timbangan sang Presiden yang Doktor itu, mengenai si A akan jadi menteri yang berfungsi, si B tidak akan menjadi menteri yang berfungsi? *geleng-geleng kepala
#f7 : cari apa?
1. bisnis untuk cari makan
2. bisnis untuk cari kaya
3. bisnis untuk cari makna
kamu, cari apa?
#f6 :125%
maka, agar itu tidak terjadi, buatlah target yang besarnya 125% dari yang ingin dicapai. agar, bila tercapai dari target itu tidak penuh, cuma 80%nya saja. kamu sudah puas dengan pencapaianmu.
atau, berpikirnya dibalik. kalau sebuah target 80% sudah tercapai, ya berhenti merasa bersalah. itu sudah bagus.
#f5 : mencari diluar
padahal jawaban tersedia di dalam diri. kita enggan mencarinya ke dalam hanya karena kalau diluar sepertinya mudah, karena kita tinggal mendengarkan, manggut-manggut dan sesekali menangis. sementara kalau mencari ke dalam, kita harus mencapai kondisi meditatif, khusyuk, senyap.
sementara kita tidak terbiasa dengan itu semua, hening sedikit pasang earphone. nganggur sedikit update status. pegang tasbis jadi kontroversi, lebih nggenah pegang gadget mainkan games.
jadi ingat kisah abunawas, dia kehilangan kunci di dalam rumah. karena rumah gelap. dia pergi ke halaman, lalu mencari kunci itu di halaman. seorang kawan abunawas datang melihat yang dilakukan abunawas, diapun tergerak membantu. setelah sekian lama kunci tidak ketemu, si kawan itu bertanya ke abunawas : memang tadi kuncinya hilang dimana? abunawas menjawab : kunci hilang di dalam rumah tadi.
lalu kenapa kamu mencari di luar rumah? tanya si kawan lagi. abunawas menjawab, karena di dalam gelap, diluar kan terang, jadi lebih mudah mencarinya.
1/10/13
#f4 : mention dengan fatihah
leluhur kita juga sebetulnya sudah mengenal konsep mention loh, walau saat itu belum ada twitter. metodenya adalah dengan doa alfatihah. jadi, misalnya kok menggunakan redaksi puisi, redaksi teks hingga redaksi doa milik seseorang, ya orang yang membuat itu, dibacakan alfatihah di awalnya.
maka tidak heran kalau di desa-desa, ketika membacakan serangakaian doa, diawalnya membaca fatihah sampai 27x. karena dengan model itu, copyright puisi, teks dan rangkaian doa itu terpelihara. toh, fatihah lebih berfungsi & bermanfaat ketimbang cara-cara lainnya, to?
---
lalu, kalau bahasan tentang ini dikaitkan dengan polemik kontroversi hukum doa bersama. saya berpendapat begini. doa bersama dan doa sendiri2 sebegitu dipermasalahkan, lalu apakah masalah2 yang lebih besar dari itu sudah beres? sehingga tidak ada hal yang lebih mendasar yang lebih diprioritaskan untuk diselesaikan? atau jangan-jangan ada oknum, yahudi misalnya, israel misalnya, penjajah misalnya, yang dengan sengaja diam2 meniupkan isu ini untuk dijadikan kontroversi diantara kita. sementara itu kita terkelabuhi sehingga tidak mengurusi hal-hal yang sebetulnya sangat mendasar.
1/8/13
#f3 : 5R
Atau dalam bahasa Indonesia diadaptasi menjadi 5R :
1. Ringkas
2. Rapi
3. Resik
4. Rawat
5. Rajin
"gunting dimana gunting?", "cutter ini isinya habis, dimana isinya", "lakban perasaan kemarin masih, dimana ya? ah, beli lagi aja".
Kalau budaya 5R sudah diterapkan, mau perusahaan kecil atau besar, akan termaksimalisasi pasti fungsi2 tools yang mereka miliki.
1/5/13
#f2 : more functionable food
sel, kapiran, jaringan kapiran, metabolisme tubuh masa bodoh. padahal di setiap makanan yang tersaji ada nutrition fact nya loh. makanya, alangkah lebih berfungsinya sepiring makanan, kalau kita pelajari dan kita makan tidak hanya untuk asal berfungsi mengenyangkan diri.
alhamdulillah 3 hari ini aku dilatih praktek tentang ini, ya sedikit-sedikitlah. masih harus ditambah dengan belajar sendiri juga, masih harus dengan praktek yang kontinyu paling tidak sampai akhir februari, agar pola makan yang benar benar-benar terprogram.
sayang kan, beli makan mahal-mahal, rames saja paling tidak 5.000 harganya sekarang. kok fungsinya cuma satu : mengenyangkan.
"makanlah sebelum lapar, berhentilah makan sebelum kenyang",
tuh, bahwa fungsi makanan tidak ada hubungannya dengan lapar dan kenyang. Kata pak dokter, fungsi makanan cuma ada 3 :
1. untuk mempertahankan hidup
2. untuk pertumbuhan
3. untuk kesehatan
Nabi SAW sudah tahu konsep tentang fungsi makan ini dengan kalimat sederhana di atas bahwa fungsi makanan tidak ada hubungannya dengan lapar dan kenyang jauh2 hari sebelum para dokter memberikan fatwa tentang fungsi makanan.


