10/31/08

Roket Indonesia Emas

Tanpa sadar sebuah isu nasional akan kebangkitan sebuah bangsa terlontar di malam 27 Oktober lalu... Sungguh, tiada menyangka saya bisa sedekat ini dengan Kak Ridwan Mukri, kader pertama Pa Ary yang setiap harinya tiada terlewat berlinang air mata karena takut, karena rindu kepada Allah..

Sungguh, orang seperti beliaulah yang pantas memegang amanah mewujudkan visi Indonesia Emas, Indonesia yang kemilau akhlaknya... Namun begitu, banyak yang lebih soleh dari saya, banyak yang lebih pandai dari saya, banyak yang lebih gagah-berani dari saya, tetapi kenapa saya yang dipilih...

karena alasan inilah tiap kali saya masuk ruangan training saya menangis berlinang air mata, seperti halnya di hotel Patra Jasa menjelang Ramadhan lalu... saya ingin alim, saya ingin pandai, saya ingin berstamina prima... mas Ridwan, Pa Ary, 165 membutuhkan saya, kita untuk melanjutkan perjuangan ini teman...

ESQ adalah motor penyadar, ketahuilah teman, saat ini ESQ sedang cemas, belum ada figur-figur muda yang lahir, yang mendeklarasikan dirinya dan beraksi sebagai motor penggerak... yang akan membubungkan negeri ini menuju visi Indonesia Emas 2020

Amanah besar dan mulia itu ada di pundak kita. Akan terwujud nyata, seperti dekatnya saya dengan Kak Ridwan yang dulu hanya mimpi... beberapa saat lagi dekatnya saya dengan Pa Ary dan dengan terwujudnya visi mulia kitapun akan menjelma nyata
yakinlah 103%, bulat, utuh, bak intan yang tiada retak sedikitpun. yakinlah! dan aplikasikan keyakinanmu dalam aksi nyata.

Mereka mencari orang seperti kita, komunitas seperti kita. kita yang seperti apa? kita yang konsisten dengan visi kita, walau dalam perjalanan misinya banyak aral batu dan gelombang besar melanda...

No comments:

Post a Comment