8/11/08

"Bung Hatta Pribadinya Dalam Kenangan"

menyingkapkan tentang konflik yang pernah ada antara Soekarno dengan Hatta. Tetapi karena tempat dan waktunya dianggap kurang tepat, maka acara di TIM tidak sampai membahas masalah yang banyak ditanyakan orang itu.

...Tentu ada konflik atau perbedaan pandangan, perbedaan analisa politik antara kedua tokoh proklamator itu. Waktu Bung Hatta meletakkan jabatan sebagai Wakil Presiden RI pada tahun 1956, pastinya hal itu beralaskan perbedaan dalam analisa politik. Di masa Orde Lama atau demokrasi terpimpin yang dimulai sejak tahun 1959, ketika Soekarno menjadi Presiden Seumur Hidup, pasti ada perbedaan pandangan politik antara Soekarno dan Hatta, walaupun Hatta tidak lagi aktif dalam pemerintahan. Semua itu wajar. Dalam buku "Bung Hatta Pribadinya Dalam Kenangan" ada penyumbang karangan yang mengungkapkan betapa Hatta pernah mengatakan bahwa kesalahan Soekarno ialah terlalu percaya pada PKI.

Tetapi diluar itu jarang sekali Bung Hatta mau berbicara didepan publik tentang perbedaan pandangannya dengan Soekarno. "Biarlah itu saya bawa mati." ujar Hatta kepada putrinya, sebagaimana diceritakan oleh Meutia dalam acara TIM.

No comments:

Post a Comment