10/16/09

Di Letakkan di Ketiak Kita Sendiri


Tahu kan, dimana Tari Pendet diletakkan oleh kita, generasi penerus bangsa? Sebelum dicaplok Malaysia, sementara dance-dance Barat dijunjung di atas kepala, tari Pendet kita letakkan di ketiak kita sendiri.

Memang tidak sampai diletakkan di bawah kaki, menginjak-nginjak budaya sendiri. Namun, betapa kita enteng mengesampingkan budaya sendiri, lalu setelah negara lain mengambil alih, barulah ramai kita repot kita.

Begitulah watak manusia, susah. Sama halnya kalau disuruh sukses, ogah-ogahan minta ampun, tapi begitu ada rekan sejawat yang sukses mengungguli kita, bukannya terpacu, tapi apa coba? malah iri, mencak-mencak tidak mau diperbandingkan, mencari-cari kesalahan untuk menjelek2an, berdalih dengan pandainya.

Hm, susah memang ya menghadapi manusia. Tapi karena susah itulah mungkin, besar keutamaannya (besar pula pahalanya) kalau kita mau ikhlas mengajak, merangkul orang lain untuk menuju kebaikan.

No comments:

Post a Comment