7/31/09

3 Ilmu Substitusi

1.
Atas persetujuan dari seorang bundo di sindurajo, maka beberapa hari ini saya berhasil melakukan suatu proses kimia organik yang dinamakan proses substitusi. Substitusi apa itu? yakni substitusi sms menjadi doa. Tinggal dimantepin aja lagi...

Optimislah, karena Psimis hanya ada setiap senin kamis... apa itu? persatuan senin kamis, huehe...

2.
Ternyata kehidupan di dunia luar memang ganas dan penuh dengan tantangan. fiuh, contoh sederhana saja, malang melintang Sumpiuh-Purwokerto beberapa hari ini membuat saya mengerti bagaimana rasanya dikerjai tukang ini, kurang memuaskannya tukang itu, dikejar-kejar bayaran oleh tukang anu dan sebagainya.

Sangat tipis sungguh bedanya antara curiga dengan waspada, antara peka dan zuudon, antara tegas dengan galak, antara baik hati dengan serba nurut.

Yah, saatnya mensubsitusi sikap serba nurut menjadi kebaikan hati yang rasional, saatnya mengubah sikap curiga menjadi waspada. Agar tetap bisa diterima oleh masyarakat.

3.
Hanie sudah berapa tahun nggak memberi kabar. Wah, kemarin saya berpikir cuek sekali dia, kayaknya kita ambrukpun dia nyantai2 saja dengan progress dan jobdesknya. Rupa2nya tidak, dia tidak datang dan memberi kabar karena takut, takut dengan rizky karena nggak berhasil, takut disalahkan, takut diomelin, ini dan itu.

Saatnya mensubsitusi sikap ingin menghindari dari tuduhan disalahkan, dari sikap membela diri, dari sikap menyalahkan balik. Menjadi sikap memandang bahwa mereka kurang memahami, bahwa saya memang terlalu bodoh untuk menjelaskan semuanya secara gamblang, bahwa saya terlalu acuh pada konsep2 mereka sementara mementingkan konsep sendiri, bahwa sistem yang saya bangun tidak mengakomodir kepentingan semua.

No comments:

Post a Comment